MENGENAL TANAMAN HIAS ANTHURIUM

Aneka-Peliharaanhias---Siapa sich yang tidak kenal dengan Tanaman hias Anthurium, hampir setiap pekarangan, halaman dan taman mempunyai flora latif ini. Ya anthurium populer dengan estetika bunganya dan daunnya. Dua jenis pembagian terstruktur mengenai bunga dan daun ini menjadi pilihan yg menarik. Keindahan Athurium bunga yg memamerkan rona-warni bunganya yang semarak, sedangkan anthurium daun tampil menggunakan daunnya yg lebar dan berkesan gagah, elite, & kokoh sangat enak dicermati mata.

Awalnya nama "anthurium" hanya disematkan kepada tanaman hias kuping gajah. Merujuk pada Athurium crystallianum, ciri khas tanaman kuping gajah berbentuk jantung dan lebar serupa telinga gajah yang besar. Itulah anthurium yang pertama kali diintrodusir ke Indonesia. Namun, Sesuai dengan perkembangan jaman, kini telah banyak dijumpai anthurium lainnya, bahkan dengan penampilan yang lebih memesona. tidak hanya daunnya yang menarik, tetapi juga yang berbunga mampu memberikan tampilan dengan daya pesona tersendiri yang luar bisa.

Anthurium masih termasuk keluarga Araceae atau talas-talasan. Sebagai anggota keluarga ini, Anthurium juga umumnya memiliki daya tarik tersendiri dari daunnya, yang relatif besar dan tebal.

Itulah sebabnya mengapa tanaman ini termasuk jenis tanaman hias daun, seperti kerabat dekatnya, yakni Aglaonema, Dieffenbachia, Alokasia, dan Keladi.

Anthurium juga adalah jenis flora evergreen yang hijau kekal. Bukan berarti tak mungkin mangkat . Hanya saja, tumbuhan ini tidak mengalami fase dimana dia wajib menggugurkan daunnya dalam animo-ekspresi dominan eksklusif.

Tanaman ini berasal dari hutan dengan kondisinya yang relatif lembab. Bisa tumbuh langsung di atas permukaan tanah di bawah naungan pohon besar, atau menumpang pada batang tanaman lain (epifit). Meski demikian, Anthurium tidak berperan sebagai parasit pada tumpangannya.

Anthurium Daun & Anthurium Bunga

Anthurium daun memiliki daun sepanjang 20-40 centimeter & lebarnya 15-28 cm. Permukaan daun baigan atas berwarna hijau kelam. Urat-urat daun sangat menonjol diatas rona dasar daun. Sementara itu, daun anthurium bunga umumnya kecil sampai sedang. Permukaan daun atas licin atau mengilap.

Sosok bunga anthurium terdiri atas dua dua bagian utama, yaitu bunga sebenarnya atau asli dan seludang bunga. Bunga sebenarnya berukuran kecil-mini , berjejal, dan rapat melekat di sumbu tongkol. Sementara itu, seludang bunga berbentuk jantung atau bulat telur menggunakan ujung runcing mirip ekor. Seludang bunga berekor inilah yg sebagai karakteristik spesial primer flora anthurium.

Anthurium Daun

Anthurium daun yang sering disebut-sebut adalah jenis Anthurium Crystallianum. Tetapi sebenarnya selain Anthurium Crystallianum yang termasuk Anthurium daun, masih banyak Anthurium jenis lainnya. Diantaranya Anthurium variegata dan Anthurium jenmanii. Anthurium variegata berasal dari /bangkok dan mempunyai daun berbentuk panjang lonjong denga ujung meruncing, serta berwarna hijau dan variasi kuning gading. Anthurium jenmanii sosoknya kokoh dan rimbun. Daunnya panjang dan lebar, bertangkai pendek, dan urat-uratnya tampak jelas. Jika daun masih muda berwarna kemerah-merahan, dan selanjutnya menjadi hijau.

Anthurium daun yang lagi trend sejak era tahun 2000 'an adalah Anthurium Wave Of Love atau Gelombang cinta. Daunnya memang indah dan unik, yakni berbentuk panjang bergelombang, permukaan mengilap, urat-uratnya tampak jelas, dan bertangkai pendek. Tidak kalah menariknya Anthurium coreaceum yang berasal dari Brasil dan Argentina. Daunya lancip memanjang sampai satu meter menyerupai ujung tombak lebar 15 - 25 cm.

Anthurium Bunga

Anthurium Bunga memiliki keindahan bunganya yang khas yang mampu berbunga sepanjang tahun dan seludang bunganya mencolok dan warna merah, orange, pink, atau kadang-kadang putih. Anthurium avo lydia salah satunya, tanaman hias bunga asal Belanda ini memiliki seludang bunga berwarna pink, bertekstur tebal, serta panjang 14 - 18,5 cm dan lembar 11 - 13,5 cm. tongkol bunga juga berwarna pink dengan panjang 8 - 11 cm dan diameter 1 - 1,5 cm. Tangkai bunga berwarna pink kehijauan dengan panjang 60 - 70 cm.

Anthurium bunga didominasi dari Belanda, banyak avo lainnya di antaranya Anthurium avo margaret yang berwarna putih atau merah muda berbelang-belang putih. Anthurium avo claudia berwarna merah sampai merah tua mengilap. Anthurium avo hajrijah berwarna merah mengilap. Anthurium avo jose berwarna putih atau kehijauan. dan Anthurium avo cuba berwarna putih atau merah kehijauan. Selain itu, juga ditemukan Anthurium bunga hibrida selain dari Belanda, seperti Anthurium scherzerianum, Anthurium andreanum, dan Anthurium ferrierense.

Jenis Anthurium Hias yg Populer Dipelihara

Dari sekian poly jenis Anthurium yang terdapat, hanya beberapa jenis saja yg biasa diadopsi menjadi tanaman hias. Beberapa jenis pada antaranya merupakan sebagai berikut:

1. Gelombang Cinta

Sumber foto: babecja.Com

Gelombang Cinta merupakan salah satu jenis Anthurium yg paling terkenal diadopsi, khususnya oleh penggemar flora hias pada Indonesia. Daunnya unik, bergelombang, berwarna hijau tua, & bisa tumbuh besar .

2. Kuping Gajah

Sumber Foto: myhomenature.com

Tidak mau kalah berdasarkan Gelombang Cinta, tumbuhan Kuping Gajah pula ternyata masih termasuk jenis Anthurium yang banyak dipelihara.

Meskipun namanya Kuping Gajah, daunnya ternyata lebih menyerupai bentuk hati ketimbang pendengaran gajah. Dihiasi menggunakan tulang daun berwarna putih yang amat menonjol, dan rona hijau menjadi latarnya.

3. Anthurium Bunga

Sumber foto: waitrossegarden.com

Nama aslinya merupakan Anthurium andreanum. Namun lantaran memiliki bunga, para penggemar tumbuhan hias pada Indonesia lebih akrab menyapanya sebagai Anthurium bunga.

Daunnya berbentuk hati misalnya Kuping Gajah, namun tulang daunnya nir begitu menonjol. Ia juga mempunyai bunga manis yang agak seperti menggunakan bunga pada flora Peace Lily. Bunga tersebut umumnya berwarna merah, namun ada pula yg berwarna putih, ungu, & sebagainya.

4. Anthurium Jemani

Sumber foto: ilmubudidaya.Com

Anthurium Jenmanii (Jemani) mungkin bisa dikatakan sebagai galat satu jenis Anthurium termewah. Walaupun terdapat beberapa sub jenisnya yg nisbi terjangkau harganya, tetapi nir sedikit yg dihargai selangit, mulai dari angka ratusan juta, hingga tembus 1 milyar rupiah.

Anthurium jenis ini mempunyai daun akbar, tebal, & kokoh. Karakter daunnya seperti Gelombang Cinta, namun nir bergelombang. Sub jenisnya memiliki banyak varian lagi, menggunakan beberapa perbedaan eksklusif satu sama lain.

5. Anthurium Sirih

Sumber foto: shopee.co.id

Jika melihat Anthurium yang satu ini, misalnya melihat daun sirih raksasa, inilah Anthurium Sirih. Popularitasnya sedang naik. Namun sayang, karena sulit dikembangbiakan, ia tidak gampang dijumpai di pasaran. Sekali pun terdapat, harganya relatif tinggi, bahkan bisa mencapai seratus ribu lebih per daunnya.

6. Anthurium Keris

Sumber foto: faunadanflora.Com

Daunnya yang memang menyerupai keris, membuatnya dinamai menjadi Anthurium Keris. Panjang jua bergelombang. Mirip Gelombang Cinta, tetapi sedikit lebih kurus penampilan daunnya. Konon katanya, semakin kurus daunnya itu menciptakan harganya dibanderol meningkat.

7. Anthurium Corong

Sumber foto: shopee.Co.Id

Pengemar Anthurium, baik Anthurium daun juga Anthurium bunga ini biasanya tergantung dalam selera. Jika melihat perkembangan pasar selama ini, buat Anthurium bunga, rakyat atau hobiss pada Indonesia lebih menyukai Anthurium merah dibandingkan dengan yg lain.

Demikian sekilan tentang mengenal flora hias Anthurium, baik Anthurium daun juga Anthurium bunga, semoga artikel singkat ini berguna. Terimakasih.

Post a comment

0 Comments