Jelajah Nusantara : Wisata Alam Pulau Bakut Berteman dengan Bekantan Kalsel

WisataPulau Bakut –Katanya bagi yang beruntung bisa bertemu hewan bekantan disini, apakah kamu beruntung?Yuk berkunjung segera!

Dilansir dari wikipedia, Pulau Bakut adalah sebuah delta yang terletak di tengah-tengah sungai Barito termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Anjir Muara, Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Di atas pulau Bakut terdapat jembatan Barito yang memanjang gagah sekitar 1.082 meter dan merupakan salah satu ikon-nya Kalimantan Selatan.

Menuju Taman Wisata Alam Pulau Bakut dengan Berkelotok

Taman wisata alam Pulau Bakut kini telah mengalami perkembangan, sehingga di awal tahun 2019 ini pengunjung silih berganti berdatangan. Entah wisatawan dari daerah mana saja, yang jelas saat ini Pulau Bakut menjadi objek wisata yang ngehits di Banjarmasin. Jadi, jangan sampai terlewatkan yah!

Memang loka tujuan wisata unik di banjarmasin ini bisa diakses melalui jalur darat, tapi menujunya lewat jalur sungai sepertinya lebih seru & mengesankan.

Menyeberangi aliran sungai Barito akan memberimu dan rombongan pengalaman baru yang mengasyikkan. Btw, menyeberanginya nir disarankan menggunakan berenang yah. Ada tarnsportasi air yg menyenangkan yang akan mengantarkan mu, yakni kegiatan susur sungai memakai bahtera bermesin. Kalau orang Banjarmasin menyebut perahu mesin di bawah ini adalah ?Kelotok?, bila pada wilayah mu?

Deretan kelotok yg akan mengantarkanmu ke Wisata Alam Pulau Bakut

Wisatawan atau pengunjung akan dibawa melintasi Sungai Martapura Banjarmasin, atau lebih tepat dari Siring 0 Km melintasi Sungai Barito hingga sampai di dermaga Pulau Bakut. Lamanya perjalanan susur sungai atautour sungai ini sekitar 1 jam-an, 60 menit yang tak akan begitu terasa kok. Kenapa bisa? Yaiyalah. Begitustart dari Siring Pierre Tendean (anak sungai yang terhubung langsung dengan Sungai Barito), di tepian sungai terlihat pemandangan rumah-rumah panggung bertihang kayu ulin milik warga. Ada keunikan dari kayu ulin, yaitu makin kuat kalau terendam di air.

Masih aktifitas susur sungai menuju Wisata Alam Pulau Bakut, pula akan dimanjakan pemandangan berpapasan dengan perahu kecil & besar lainnya yang biasa dikendarai sang para masyarakat yg menggunakannya menjadi alat transportasi menurut & ke daerah Banjarmasin. Berpapasan menggunakan kapal tongkang pengangkut batu bara pun tak sporadis dijumpai waktu sudah memasuki muara Sungai Barito.

Penting :Saat susur sungai, biasanya ada saja penumpang kelotok yang bandel naik ke atas atap padahal itu bahaya lho. Walau pun bisa berenang, atau mungkin sudah pakailife jacket (rompi pelampung)tetap saja sangat tidak disarankan.

Ok lanjut masih perjalanan susur sungai menuju Pulau Bakut yg keren ini, semakin lebar sungai yg kamu layari artinya arah menuju pulau bakutnya sudah separo jalan terewati. Nikmati saja perjalanannya tak usang lagi engkau akan sampai.

Panorama Wisata Alam Pulau Bakut

Tidak ada alasan untuk tidak berkunjung ke tempat wisata seindah Pulau Bakut di Kalimantan Selatan ini, dimulai dari perjalanan susur sungai yang menyenangkan hingga klimaksnya sampai di pulau Bakut untuk bercengkrama dengan bekantan serta menyejukkan diri mengelilingi area wisatanya.

Kita mulai dari dermaganya ya.

Dermaga di Pulau Bakut terlihat baru, kayu-kayu penyusun jembatan menuju ke tengah pulau juga masih kinclong. Ternyata Pulau Bakut ini baru saja dibenahi dan diresmikan oleh salah satu penjabat negra akhir 2018 lalu. Syukurlah!

Dan semoga saja tempat wisata lainnya di wilayah Banjarmasin, terutama Pulau Kembang yang jua harus dituju dengan transportasi susur sungai turut dibenahi segala fasilitasnya agar tetap lestari & semakin poly mendatangkan wisatawan.

Area pintu masuk Wisata Alam Pulau Bakut masih berupa area tanah yang tidak mengecewakan luas & keras apabila dibanding di Pulau Kembang, pada sekitaran pintu masuk itulah jua telah dibangun musholla & toilet.

Bekantan di Pulau Bakut

Jika Pulau Kembang diklaim sebagai pulau para monyet (warik), maka Pulau Bakut juga disebut-sebut sebagai habitat asli bekantan. Tahu bekantan kan? Bekantan nama ilmiahnya adalahnasalis larvatus, merupakan salah satu binatang endemik Kalimantan sejenis monyet tapi berhidung mancung dan warna rambut di tubuhnya lebih terang, sehingga ada yang menyebutnya sebagai monyet Belanda.

Konon, bekantan adalah hewan pemalu. Menurut keterangan, mereka memang hanya aktif waktu subuh & petang. Jadi jika kamu liburan ke Pulau Bakut membayangkan sanggup main menggunakan bekantan layaknya main menggunakan seaktif simpanse pada pulau kembang itu sporadis terjadi. Mungkin bila melihatnya bertengger atau bergelantungan pada atas pohon pada dekatmu bisa lah.

Menjelajah Pulau Bakut menggunakan Meniti Jembatan Ulin

Pulau Bakut didominasi tanaman pohon mangrove, disanalah para bekantan bergelantungan dari satu pohon ke pohon lainnya. Untuk melihat pribadi pemandangan unik nan ciamik ini, engkau mampu menelusuri jembatan yg bahan utamanya adalah kayu ulin. Jembatan kayu yang menandai jalur wisata ini telah diberi pagar di kedua sisi sebagai akibatnya mengurangi risiko jatuh ke tanah rawa. Dibeberapa titiknya masih ada gazebo yg berfungsi sebagai loka beristirahat bagi para pejalan.

Photo by @windawm_

Selain gazebo, ternyata pula terdapat 2 butir menara pandang yang dibangun di area objek Wisata Alam Pulau Bakut ini.

Tidak terdapat kewajiban buat naik kemenara pandang ini. Tetapi, bila engkau menetapkan menaikinya engkau akan melihat pemandangan latif menggunakan udara sejuknya. Pucuk pepohonan yg menjulang & tentu saja Jembatan Barito terlihat jadi lebih dekat. Foyo-foto mari ^_^

Secara holistik eksplore Taman Wisata Alam Pulau Bakut ini, poly sekali spot foto yang keren dan langka.

Photo by @windawm_

Photo by @jalimahdalena

Photo by @alma_noviana

Mulai dari susur sungai, dermaga Pulau Bakut, pintu masuknya, jembatan ulin yang teduh dengan pemandangan hijau disekitarnya, kawanan bekantan, menara pandang, Jembatan Barito dan masih banyak lagi. Recommended A+

Harga Tiket Masuk Taman Wisata Alam Pulau Bakut

Wisatawan nusantara : Hari biasa Rp5.000 dan Rp7.500 dalam hari libur.

Wisatawan mancanegara : Hari biasa Rp100.000 & Rp150.000 pada hari libur.

Tips Berwisata pada Wisata Pulau Bakut

- Tempat wisata ini sudah disediakan tempat sampah. Jadi engkau wajib membuang sampah ditempat yang sudah disediakan.

- Jangan menghambat apapun, misalnya ranting pohon & sebagainya.

- Jangan hingga ketinggalan kelotok waktu mau pulang.

Tak hanya sebagai sarana refreshing, namun juga mengedukasi. Selain belia mudi, banyak juga para orangtua yg mengajak putra-putri mereka buat liburan pada Wisata Alam Pulau Bakut ini. Jadi, kapan engkau ke sini?

Post a comment

0 Comments